Asuransi Mobil

asuransi mobil adira


asuransi mobil zurich


asuransi mobil aca


asuransi mobil lig

Asuransi Motor

asuransi sepeda motor motopro

Asuransi Kesehatan

asuransi kesehatan lippo


asuransi kesehatan simas

Asuransi Rumah

asuransi rumah adira home


asuransi rumah home zurich


asuransi rumah aca asri

PERBANDINGAN ASURANSI SYARIAH DAN ASURANSI KONVENSIONAL

Mudharabah

Mudharabah adalah suatu konsep yang marak dipakai (lazim) dalam bisnis syariah dan sepertinya sudah menjadi trend sehingga setiap lembaga keuangan di Indonesia yang berbasis syariah biasa menggunakan konsep ini. Definisi Mudharabah: Akad kerjasama antara pemilik dana/nasabah/tertanggung (shahibul maal) dengan pengusaha/penanggung (mudharib) untuk melakukan suatu usaha bersama. Keuntungan yang diperoleh dibagi antara keduanya dengan perbandingan nisbah yang disepakati sebelumnya.


Mekanisme pengelolaan dana premi syariah

Sesuai dengan prinsip yang menjadi dasar pelaksanaan Asuransi Syariah, maka seluruh dana yang dihimpun dari pemegang polis asuransi akan dikelola sesuai dengan prinsip syariah. Keuntungan perusahaan diperoleh dari pembagian keuntungan dana pemegang polis asuransi yang dikembangkan dengan prinsip bagi hasil (mudharabah).

Para pemegang polis dalam hal ini berkedudukan sebagai pemilik modal (shohibul mal) dan Asuransi Syariah berfungsi sebagai pemegang amanah (mudharib). Setiap premi yang dibayar oleh pemegang polis akan dimasukkan dalam rekening Tabarru perusahaan, yaitu kumpulan dana yang telah diniatkan oleh peserta sebagai iuran dan kebajikan untuk tujuan saling tolong menolong dan saling membantu. Kumpulan dana pemegang polis sebelum dikelola lebih lanjut terlebih dulu dipisahkan menjadi dua golongan, yaitu Dana Pemegang Saham (Shareholder Fund) dan Dana Peserta Asuransi (Participant Fund / Premium), dan masing-masing dana mempunyai akuntansi terpisah. Hasil pengembangan dana setelah dikurangi dengan beban asuransi (klaim dan premi reasuransi) akan dibagi antara pemegang polis dan perusahaan menurut prinsip al-mudharabah dalam suatu perbandingan tetap yang besarnya telah ditentukan pada awal penutupan polis asuransi. Misal: 70% untuk perusahaan dan 30% untuk seluruh peserta. Ilustrasi mekanisme pengelolaan dana dapat dilihat pada diagram alur berikut ini.

Asuransi Syariah
 
Asuransi Umum Konvensional
Ada Dewan Pengawas Syariah, fungsinya mengawasi Manajemen, Produk, dan Investasi Dana
Dewan Pengawas Syariah
Tidak ada
 
Tolong menolong (Takafuli)
Akad
Jual beli (Tabaduli)
 
Investasi dana berdasarkan syariah dengan sistem bagi hasil (Mudharabah)
Investasi Dana
Investasi Dana berdasarkan bunga (riba)
 
Dana yang terkumpul dari nasabah (premi) merupakan milik peserta, perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya
Kepemilikan Dana
Dana yang terkumpul dari nasabah (premi) menjadi milik Perusahaan. Perusahaan bebas untuk menentukan investasinya
 
Dari rekening tabarru (dana sosial) seluruh peserta, yang sejak awal sudah diikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong menolong bila terjadi musibah
Pembayaran Klaim
Dari rekening dana perusahaan
 
Dibagi antara Perusahaan dengan Peserta (sesuai prinsip bagi hasil/Mudharabah)
Keuntungan
Seluruhnya menjadi milik perusahaan
 
Best viewed only with Internet Explorer 4 or above on 800 X 600 display resolution
Copyright © 2003 www.Asuransi-Mobil.com All Rights Reserved.